Dipanggil Bareskrim Terkait Dugaan Rasis terhadap Natalius Pigai, Ini Penjelasan Ambroncius

  • Bagikan

TERASLAMPUNG.COM — Ambroncius Nababan mendatangi kantor Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia, Senin petang (25/1/2021), terkait unggahan di media sosial yang diduga rasis terhadap mantan komisioner Komnas HAM asal Papua, Natalius Pigai.

“Hari ini resmi Mabes Polri panggil, saya pemilik akun Ambroncius Nababan yang unggah mengenai Natalius Pigai kasus vaksin Sinovac,” kata Ambroncius.

This is the code for your widget. Copy and paste it into your website. New widgets may take up to 30 minutes before they start displaying properly.

Ambroncius berujar panggilan Bareskrim datang pada hari ini. Menurut dia kedatangannya ke Bareskrim demi menunjukkan dirinya bertanggung jawab dan tak berusaha melarikan diri. Ketua Umum Relawan Projamin ini mengklaim ingin menunjukkan dirinya taat hukum.

Ambroncius mengaku ia meman g mengunggah gambar dengan menyandingkan foto Natalius Pigai dengan gorila. Ia juga mengaku menulis narasi seperti yang tertulis dalam tangkapan layar yang beredar.

Meski begitu, ia mengaku unggahan itu tidak bermaksud rasis. “Sekarang sudah mulai berkembang saya melakukan perbuatan rasis, sebenarnya enggak ada. Saya bukan rasis,” kata dia, seperti dilansir Tempo, Senin (25/1/2021).

Menurut Ambroncius, ia tak mungkin bersikap rasis terhadap orang Papua. Alasannya, ia maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari daerah pemilihan Papua pada Pemilu 2019.

Ambroncius juga mengklaim gambar yang diunggahnya itu didapat dari orang lain. Dia mempertanyakan mengapa orang lain yang mengunggah gambar serupa sebelumnya tak dipersoalkan. “Tapi kenapa saya yang copas orang punya saya dibilang rasis,” ucapnya.

Ambroncius pun menjelaskan alasannya hingga mengunggah status yang kini ramai dipersoalkan itu. Dia jengah dengan Natalius Pigai yang menyerang program vaksinasi Covid-19 oleh pemerintah.

Menurut Ambroncius vaksinasi sangat diperlukan masyarakat Indonesia di tengah pandemi ini. Presiden Joko Widodo disebutnya sudah menunjukkan etiket baik dengan menjadi orang pertama yang divaksin

Ia mengaku tak masalah dengan adanya orang yang menolak vaksinasi Covid-19, tetapi menilai hal itu seharusnya tak diekspos kepada publik.

“Jangan diekspos keluar sehingga menimbulkan provokasi seakan-akan vaksin ini tidak baik, vaksin ini berbahaya,” ujar dia.

  • Bagikan