CopyAMP code

Diduga Cemburu, Warga Lamsel Tusuk Istri dan Anaknya Pakai Keris

  • Bagikan

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN–Diduga terbakar api cemburu, Nurhidayat (40), warga Dusun II, Desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji, menganiaya istri dan anak perempuannya yang masih berusia 6 tahun menggunakan keris, Selasa (12/1/2021) pagi pukul 09.00 WIB.

This is the code for your widget. Copy and paste it into your website. New widgets may take up to 30 minutes before they start displaying properly.

Berdasarkan informasi yang diterima teraslampung.com, Nurhidayat tega menusuk istrinya yang  bernama Sunarmi (36) menggunakan sebilah keris hingga berkali-kali ke bagian tubuh istrinya tersebut.

Anak perempuan semata wayangnya juga turut menjadi korban keberingasan bapak kandungnya hingga mengakibatkan luka tusukan di bagian telapak tangan sebelah kiri.

Kerabat korban bersama warga setempat langsung melarikan korban ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda untuk mendapatkan pertolongan medis. Tak lama setelah kejadian, Nurhidayat diamankan petugas Polsek Sidomulyo.

Penganiayaan yang dilakukan Nurhidayat terhadap istri dan anaknya itu diduga dibakar api cemburu. Nurhidayat menuduh istrinya bermain serong dengan pria lain.

Paman korban, Suwandi yang juga sebagai ketua RT setempat , mengaku tidak mengetahui persis kejadiannya. Menurutnya, ia tahu peristiwa tersebut setelah anak perempuan keponakannya itu dengan tangan terluka mendatangi rumahnya dan mengatakan bahwa ibunya akan dibunuh ayahnya.

“Saya tahunya setalah anak perempuan keponakan saya ini datang ke rumah saya dengan tangan terluka. Ia  mengatakan bahwa ibunya akan dibunuh bapaknya,”ujarnya kepada teraslampung.com, Rabu (13/1/2021).

Begitu mendapat informasi itu, kata Suwandi, saat itu juga ia langsung berlari menuju rumah keponakannya (korban) yang lokasinya tidak jauh dari kediamannya. Begitu sampai di lokasi, Suwandi melihat Nurhidayat (pelaku) sedang menganiaya istrinya menggunakan senjata tajam jenis keris.

“Ternyata benar. Saya kaget lihatnya. Saat itu juga, saya dibantu warga berusaha melerai dan mengambil keris dari tangannya Nur. Bahkan, hampir saja melukai saya,”ungkapnya.

Tak lama setelah kejadian, petugas dari Polsek Sidomulyo datang dan langsung mengamankan Nurhidayat.

Selanjutnya, istrinya (korban) dilarikan ke Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda karena mengalami luka tusukan di lengan kanan dan kiri serta dibawah ketiak kiri. Sedangkan anak perempuan semata wayangnya, mengalami luka tusukan dibagian telapak tangan sebelah kiri.

“Ya untung saja mas anak perempuannya ini bisa lari ke luar rumah meski tangannya sudah terluka akibat ditusuk keris sama bapaknya sendiri dan mengatakan kejadian itu. Kalau tidak, kemungkinan kejadiannya bisa lebih dari itu,”bebernya.

Saat disinggung latar belakang penyebab kejadian penganiayaan terhadap keponakannya, Suwandi mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab permasalahannya.

“Penyebab utamanya itu apa saya tidak tahu. Setahu saya, Nurhidayat ini baru pulang kerja dari luar daerah beberapa hari lalu,”tandasnya.

Sementara Kapolsek Sidomulyo, Iptu Hengki Darmawan, saat dikonfirmasi teraslampung.com melalui pesan WhatsApp terkait adanya kejadian tersebut, enggan memberikan jawaban meski ponselnya dalam kondisi aktif.

  • Bagikan