CopyAMP code

Antisipasi Keterlambatan Vaksin, Pemkab Lampura Berniat Beli Vaksin Sendiri

  • Bagikan

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Pemkab Lampung Utara berencana membeli sendiri vaksin Covid-19 untuk warganya. Pembelian vaksin itu sebagai antisipasi keterlambatan pengiriman vaksin terlambat dari pemerintah pusat.

This is the code for your widget. Copy and paste it into your website. New widgets may take up to 30 minutes before they start displaying properly.

“Sebaiknya, pemkab dapat menganggarkan secara mandiri sebagai langkah antisipasi keterlambatan pengiriman vaksin,” kata Bupati Budi Utomo sebelum vaksinasi pertama dilakukan di RSU H.M.Ryacudu Kotabumi, Senin (1/2/2021).

Budi Utomo menjelaskan, pembelian vaksin secara mandiri perlu dilakukan oleh Pemkab Lampung Utara. Untuk merealisasikan rencana tersebut, pihak esekutif dan legislatif perlu mengalokasikan anggaran pembelian vaksin tersebut.

“Pengadaan vaksin berikut pengalokasiannya tetap mengacu pada mekanisme yang ada,” terangnya.

Keberadaan vaksin merupakan kebutuhan yang mendesak. Hal itu dikarenakan vaksinasi dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona 2019, dan juga dapat mempercepat proses pemulihan ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“‎Dukungan semua pihak juga menjadi kunci utama buat kita semua melewati pandemi ini,” terangnya.

‎Dalam kesempatan ini, orang nomor satu di Lampung Utara itu juga meminta kepada orang – orang yang telah menerima vaksin untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari – hari.

“Meski sudah divaksin, bukan berarti dapat meninggalkan protokol kesehatan. Tetap kedepankan protokol kesehatan di mana saja berada,” imbau mantan Kepala BPKA itu.

Di sisi lain, Wakil Ketua III DPRD Lampung Utara Joni Saputra‎ mengimbau warga untuk tidak ragu dengan vaksin yang dibeli oleh pemerintah. Vaksin itu telah dinyatakan aman oleh pelbagai pihak.

“Tidak ada persiapan khusus untuk vaksinasi hari ini karena saya yakin vaksin ini aman,” papar dia.

Pantauan di lokasi, Bupati Budi Utomo dan Sekretaris Daerah Kabupaten, Lekok, Asisten I Sekdakab tidak mengikuti vaksinasi karena tidak memenuhi syarat. ‎Dengan demikian, Pemkab Lampung Utara sama sekali tidka memiliki perwakilan untuk vaksinasi pertama ini. Sementara, Kabag Ops Polres Lampung Utara, Kompol Hadi Sutomo mewakili dari pihak polres. Selain mereka, masih ada beberapa pihak lainnya yang mengikuti vaksinasi.

  • Bagikan